20150627

Kebaktian Doa, Sabtu 27 Juni 2015 Pdt. Bernard Legontu

Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Amos 9:15
9:15 Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka," firman TUHAN, Allahmu.

Selagi umat Israel belum mendapatkan hak-haknya maka dunia tidak akan pernah tenang. Itu sebabnya iblis menggunakan bangsa-bangsa di dunia, utamanya yang ada di sekeliling Israel untuk merampas dan tidak menyerahkan hak-hak Israel. Kalau ini tidak diserahkan maka dunia tidak akan pernah aman dan itulah yang memang akan terjadi sampai Tuhan Yesus datang.

Kita melihat Israel di pentas dunia. Apa yang dituliskan tentang mereka dalam Alkitab menjadi pembelajaran bagi kita yang hidup di akhir zaman.
Roma 15:4
15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Kami hamba Tuhan harus mengikuti sejarah Israel terutama menjelang kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua, sekaligus sebagai pembelajaran bagi kita semua.

Israel ini mengalami pemulihan sehingga mereka tinggal di tanah mereka sendiri, mereka tidak akan pernah tercabut lagi karena Tuhan yang memberikan kepada mereka. Tiga hal ini datang dari Tuhan, tanah itu ada pemberian Tuhan terhadap mereka.

Ini untuk ketiga kalinya bangsa Israel kembali ke negerinya. Pertama kali terjadi di zaman Musa dan Yosua, Israel dipanggil dari Mesir untuk datang ke Kanaan. membawa mereka kembali dari tanah Mesir. Lalu mereka dibuang, ada yang ke Asyur dan ada yang ke Babel, setelah 70 tahun Israel di Babel maka bersama Zerubabel, orang Israel kembali lagi ke tanahnya. 70 tahun setelah Tuhan Yesus disalibkan maka bangsa Israel disebarkan dan dicerai-beraikan oleh Tuhan ke seluruh dunia sehingga mereka menjadi bangsa yang berserak-serakan. Apa yang kita baca ini adalah nubuatan untuk ketiga kalinya bangsa Israel dikembali ke tanahnya dan ini tidak akan terulang lagi, ini adalah yang terakhir.

Saya bukan pengamat politik, bukan pengamat bangsa-bangsa. Tetapi sebagai hamba Tuhan saya mengamati Israel lewat Firman Allah. Sebab itu adalah cermin Firman Allah gambaran yang jelas apa yang akan terjadi bagi umat Israel.
Mazmur 105:8-11
105:8 Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
105:9 yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;
105:10 diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel,
105:11 firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."

Nubuatan nabi Amos tidak akan dicabut lagi. Sebagai hamba Tuhan, saya mengamati hal ini dan tambah diyakinkan bahwa kedatangan Tuhan sudah semakin dekat, itu sebabnya jangan kita bermain-main. Apa yang terjadi pada Israel dipentas dunia ini harus menjadi pembelajaran kita. Jangan kita anggap itu hanya terjadi di dunia dan bukan peringatan untuk kita!.
Yeremia 30:3
30:3 Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda -- firman TUHAN -- dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya."

Tuhan mengatakan sebagaimana dulu Tuhan berjaga-jaga untuk menghancurkan dan memusnahkan mereka, sekarang berbalik Tuhan yang berjaga-jaga untuk menanam dan menumbuhkan mereka kembali di negerinya. Jadi Tuhan sekarang yang mengambil posisi, siapa yang coba mengganggu gugat, Tuhan yang berperang. Ini juga untuk kita umat Tuhan, bukan hanya untuk Israel. Kalau benar anda dan saya adalah pemilik janji Tuhan maka kepada kita akan diberikan pemahaman seperti ini, yakinlah bahwa hidupmu juga akan ditunggui dan dijaga oleh Tuhan. Oleh sebab itu izinkanlah pemulihan Tuhan itu terjadi dalam diri saudara. Jangan sampai kita hanya datang mendengar Firman tetapi kita tidak merasakan pekerjaan Firman memulihkan hidup kita yang tadinya berantakan lalu dibenahi oleh Tuhan. Tuhan sedang menggenapkan pada dua sisi. Secara jasmani pada bangsa Israel di timur tengah dan secara rohani pada kita Israel secara rohani. Jadi harus berimbang, kegenapan di Israel itu juga kegenapan bagi gereja Tuhan.

Yeremia 31:27-28
31:27 "Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan melimpahi kaum Israel dan kaum Yehuda dengan benih manusia dan benih hewan.
31:28 Maka seperti tadinya Aku berjaga-jaga atas mereka untuk mencabut dan merobohkan, untuk meruntuhkan dan membinasakan dan mencelakakan, demikianlah juga Aku akan berjaga-jaga atas mereka untuk membangun dan menanam, demikianlah firman TUHAN.

Sebenarnya hancurnya orang Israel itu karena tindakan Tuhan yang menggunakan bangsa kafir sebab Tuhan menghajar mereka. Sekarang kebalikkannya yang terjadi, Tuhan berjaga-jaga untuk membangun dan menanam mereka. Itulah yang dinubuatkan oleh Amos.

Tuhan sedang memulihkan umatNya. Kalau kita meyakini dan percaya bahwa kita ini dahulu orang yang sudah berantakan dan hancur tetapi kemudian kita mendengar Firman Tuhan, itu berarti tangan Tuhan turun untuk membangun dan menanam saudara kembali dan Tuhan berjaga-jaga. Jadi sementara pemulihan terjadi, Tuhan sedang berjaga-jaga di situ. Ini menjadi kekuatan bagi kita, utama saya sebagai hamba Tuhan. Kalau Tuhan sedang berjaga-jaga untuk membangun dan menaman saudara siapa yang berani mengusik saudara, berarti Tuhan yang mengambil posisi memerangi orang yang mengusik kita. Kalau kita mau dibangun dan dipulihkan serta ada Firman yang mengarahkan kita ke sana, silahkan orang lain mengusik tetapi Tuhan yang akan berperang melawan orang itu.

Pemulihan ini terjadi pada dua sisi, sisi jasmani terjadi pada Israel dan secara rohani pada kita gereja Tuhan. Kita harus mendalami melihat hal ini. Sebelum Israel diproklamasikan terlebih dahulu sudah menjadi pembicaraan nama apa yang akan mereka pakai, Yahudi, Yehuda atau Israel. Tetapi pada waktu parlemen pertama mengadakan pembicaraan mereka mengambil satu keputusan kembali pada nama semula yaitu Israel. Hal ini tidak diprotes oleh Yehuda. Bahkan Yehuda dan Israel datang mencari Tuhan sambil menangis.
Yeremia 50:4
50:4 Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, orang Israel akan datang, bersama-sama dengan orang Yehuda; mereka akan berjalan sambil menangis dan mencari TUHAN, Allah mereka;

Israel dan Yehuda mencari Tuhan, tetapi awas! Kalau Tuhan sudah menjawab maka kita bangsa kafir akan kehilangan kesempatan sebab Tuhan akan kembali kepada Israel.

Yeremia 50:5
50:5 mereka menanyakan jalan ke Sion, ke sanalah mereka terarah: Marilah kita menggabungkan diri kepada TUHAN, bergabung dalam suatu perjanjian kekal yang tidak dapat dilupakan!

Makin saya memperhatikan bangsa Israel dipentas dunia maka ayat ini semakin transparan. Biarlah kita juga tidak mau kalah, kita juga akan mencari Tuhan dengan ratap tangis. Ini sedang terjadi dan sedang orang Israel lakukan hari-hari terakhir ini.

Pemulihan ini untuk kita. Tuhan bekerja sekarang secara kembar, Tuhan bekerja di Israel dan Tuhan bekerja di tengah-tengah umatNya yaitu umat Kristen. Memang awalnya umat Kristen apalagi yang ada di Eropa, sangat membenci orang Yahudi sebab mereka seperti membela Tuhan Yesus. Mereka melihat orang Yahudi sebagai orang jahat yang menyalibkan Tuhan Yesus sehingga mereka bertindak memusnahkan orang-orang Yahudi. Tetapi akhirnya umat Kristen menjadi paham dan sekarang sudah terbuka. Jangan sampai kita menjadi orang Kristen yang tidak ada gerakan dan tidak merasa ada pemulihan dalam diri kita serta merasa ibadah itu sebagai upacara belaka.

Tuhan menjadikan taruk Isai menjadi panji. Siapa taruk Isai? Itulah Yesus. Jadi Tuhan Yesus sekarang sedang ditinggikan bagaikan panji yang ditinggikan supaya dilihat dari jarak jauh dan dilihat oleh banyak orang. Tuhan sedang membukakan rahasia FirmanNya kepada kita. Itu adalah pesan Tuhan secara khusus kepada kita lewat pembukaan rahasia Firman.

Kita harus mengerti ini, kenapa harus ada taruk Isai yang ditinggikan? Itu untuk memulihkan Israel dan gereja serta memberikan perlindungan bagi Israel dan gereja.
Yesaya 11:10
11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

Isai adalah bapa dari Daud. Tuhan Yesus adalah keturunan Daud. Taruknya Isai ini berarti Tuhan Yesus dan ini yang ditinggikan. Ini panggilan, jangan sampai gereja Tuhan tidak mendengarkan suara panggilan. Tuhan berteriak memanggil ke utara “Berikanlah!” dan ke selatan “Jangan tahan-tahan!”. Sebab di belahan dunia utara yaitu di Rusia, banyak orang Yahudi yang mereka cegah untuk kembali. Jadi apa yang sedang bergerak di sana harus kita perhatikan dan ini adalah peringatan dan pelajaran untuk kita.

Yesaya 43:5-7
43:5 Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.
43:6 Aku akan berkata kepada utara: Berikanlah! dan kepada selatan: Janganlah tahan-tahan! Bawalah anak-anak-Ku laki-laki dari jauh, dan anak-anak-Ku perempuan dari ujung-ujung bumi,

Ini bukti ketidak relaan bangsa-bangsa di mana bangsa Israel berada sehingga berusaha untuk menahan. Tetapi ini siasat iblis untuk menahan mereka. Iblis tidak mungkin menang, Tuhan pasti menang untuk memulihkan bangsaNya.

Sekarang Tuhan berkata pada saudara, berikan hidupmu kepada Tuhan, jangan anda tahan-tahan sebab ini sangat berbahaya. Kalau kita tidak beri hidup kita dan sengaja kita tahan-tahan, awas! Jangan kita telat. Kalau pekerjaan Tuhan sudah rampung dan saudara baru mau memberi diri, itu sudah terlambat. Kalau ada orang yang tidak mau serahkan dirinya tidak usah pusing dengan dia, yang penting saudara mau menyerahkan dirimu, jangan tahan-tahan.

Panji itu dinaikan supaya dilihat orang. Panji itu adalah pesan singkat dan khusus, itulah pembukaan Firman yang diberikan kepada kita. Tujuannya untuk melindungi kita.
Mazmur 60:6
60:6 Kepada mereka yang takut kepada-Mu telah Kauberikan panji-panji, tanda untuk berlindung terhadap panah. S e l a

Taruk Isai itulah panji, itulah Tuhan Yesus yang ditinggikan. Sekaligus itu adalah tempat kita berlindung dari panah berapi yang dilemparkan oleh iblis.
Efesus 6:16
6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
Sekali lagi Tuhan bekerja pada dua sisi yaitu pada Israel jasmani dan Israel rohani itulah gereja Tuhan. Apa yang dikumandangkan Tuhan pada Israel jasmani itu juga yang dikumandangkan Tuhan kepada kita gereja Tuhan.

Bartimeus saja berteriak “Yesus anak Daud, tolong saya”. Yang dapat menolong kita hanya taruk Isai. Taruk artinya akar. Tunas kelihatan tetapi taruk tidak kelihatan.
Yesaya 11:10
11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

Sekalipun sekarang ini Tuhan ditolak tetap suatu saat mereka akan mencari. Sekarang banyak orang yang berdoa pada jam 3:15 dan jam 5 subuh, berseru-seru memanggil Tuhan dan suatu saat akan Tuhan jawab.

Yesaya 11:1
11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Tidak mungkin tidak berbuah, Tuhan Yesus tidak akan pernah gagal! Jangan sampai kita yang sudah lebih dahulu malah menjadi terkebelakang oleh mereka baru menerima Tuhan Yesus. Sejarah Israel tercatat/ tertulis di dunia dan sebenarnya hikmatnya mengalir kepada kita. Kalau Tuhan sampai bekerja seperti ini kita harus berawas-awas.

Yeremia 16:14-15
16:14 Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa tidak dikatakan orang lagi: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!,
16:15 melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah mencerai-beraikan mereka! Sebab Aku akan membawa mereka pulang ke tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka.

Ini terjadi sementara bangsa Israel kembali untuk yang ketiga kali dan setelah itu tidak akan ada lagi, Tuhan Yesus sudah datang. Nubuatan ini akan digenapkan oleh Tuhan. Kita harus waspada, jangan sampai kita umat Tuhan, panji sudah ditinggikan sekaligus untuk melindungi kita dan demi kemuliaan kita, tetapi ada yang dianggap biasa, dianggap remeh. Hati-hati, jangan sampai Tuhan sudah beralih pada bangsa Israel dan kita baru mengejar untuk dipulihkan. Itu sudah telat.

Yeremia 30:3-4
30:3 Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda -- firman TUHAN -- dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya."
30:4 Inilah perkataan-perkataan yang telah difirmankan TUHAN tentang Israel dan tentang Yehuda:
Dulunya dua bangsa ini saling cemburu tetapi dengan meninggikan panji maka cemburu Efraim terhadap Yehuda hilang. Jadi meninggikan panji ini tujuannya antara lain untuk menghancurkan roh kecemburuan.

Kecemburuan ini selalu berorientasi atau berada pada persoalan yang jasmani. Kalau kita ada di situ berarti tidak ada bukti bahwa Tuhan Yesus sudah ditinggikan dalam kehidupanmu. Alangkahnya tidak eloknya dalam gereja Tuhan mengaku meninggikan Yesus tetapi roh cemburunya terlalu besar.
Yesaya 11:11
11:11 Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau di laut.

Dalam kitab nabi Yesaya dari pasal 1 sampai pasal 66 ada 50 kali dikatakan “pada waktu itu”. 50 adalah angka pantekosta, angka Roh Kudus. Berarti apa yang dinubuatkan itu digenapi pada zaman Roh Kudus, itulah zaman kita sekarang dan sudah mau berakhir.

Asyur ini adalah Irak, Elam itu Iran dan Hamat ini Siria.

Yesaya 11:12-13
11:12 Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi.
11:13 Kecemburuan Efraim akan berlalu, dan yang menyesakkan Yehuda akan lenyap. Efraim tidak akan cemburu lagi kepada Yehuda, dan Yehuda tidak akan menyesakkan Efraim lagi.

Kalau benar taruk Isai ini ditinggikan kenapa masih ada kecemburuan? Kenapa menyesakkan orang lain. Kalau seperti itu maka tidak ada bukti panji itu ditinggikan, tidak ada bukti Tuhan Yesus ditinggikan. Jangan kita pelihara roh kecemburuan, jangan kita pelihara perbuatan yang menyesakkan orang lain. Hal ini tidak diinginkan oleh Tuhan ada dalam gereja.

Orang Israel dan Yehuda yang sudah kembali, bersama-sama saling mengajak mencari Tuhan sambil menangis dan mencari ke mana arah ke Sion. Secara jasmani mereka ada di Sion, ada di Yerusalem. Tetapi secara rohani di sini, termaktub di dalamnya mereka mencari. Awas Tuhan pasti menjawab di mana itu Sion. Tuhan Yesus berdiri di bukit Sion. Ketika mereka mencari maka 144.000 orang Israel ini berdiri bersama dengan Tuhan Yesus di bukit Sion. Berarti Tuhan menjawab doa ratap tangis mereka.
Wahyu 14:1
14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Ini yang digambarkan dalam kitab Yehezkiel “dua papan menjadi satu”. Papan yang satu ditulis nama Efraim itulah bangsa Israel yang 10 suku dan yang lain ditulis nama Yehuda itulah kerajaan Yehuda yang dua suku. Kedua papan ini dijadikan satu dan itu sudah terbukti, sudah terjadi di Israel sekarang.

Tetapi dalam gereja Tuhan yang satu papan ini malah dijadikan sepuluh papan. Kenapa terjadi seperti itu? Sebab yang lain tidak mau meninggikan taruk Isai. Yang dilakukan adalah kecemburuan yang diangkat. Ketidaksenangan hati itu yang diangkat. Coba kalau semua mengangkat Tuhan Yesus (tinggikan Yesus). Ketika Tuhan Yesus ditinggikan maka Dia akan membawa banyak jiwa.

Yohanes 12:32
12:32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."

Kalau kita mau melihat jiwa datang maka ayo kita tinggikan panji ini.

Yohanes 8:28
8:28 Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.

Siapa Dia? Mempelai Laki-laki Sorga. Makanya bukan hanya nubuatan Yesus di salib tetapi kita juga harus meninggikan supaya orang lain tahu bahwa Tuhan Yesus adalah Mempelai Laki-laki Sorga.

Sudah dipaparkan kepada kita siapa itu Yesus. Dialah Mempelai Laki-laki Sorga yang harus disembah. Kepada murid-murid yang tadinya ketakutan melihat Tuhan Yesus yang berjalan di atas air yang mereka kira hantu, Tuhan Yesus berkata “ini Aku”. Setelah Tuhan Yesus dinaikan di atas perahu mereka takjub dan berkata “sungguh Dia ini Anak Allah” dan mereka menyembah.

Kalau kita mengaku bahwa Yesus Anak Allah, berarti Dia Mempelai Laki-laki Sorga maka kita akan datang pada posisi menyembah Tuhan. Kita pasti selalu menyembah Tuhan.

Matius 14:31-33
14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
14:32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.
14:33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

Yang akan menikah adalah Anak, bukan Bapa. “Engkau Anak Allah” berarti “Engkau Mempelai Laki-laki Sorga. Saat kita menyembah, itu adalah saat kita memberi diri kepada Mempelai Laki-laki Sorga. Itu bukti saudara meninggikan panji, itu bukti bahwa panji dari taruk Isai itu saudara muliakan dan sekaligus kita mendapat perlindungan dan kemuliaan dari Tuhan.

Katakan kepada Tuhan “saya tidak mau bermain-main melayani Tuhan. Saya mau serius melayani Tuhan, saya mau serius menyembah Engkau, saya tidak mau main-main. Saya rindu berada dalam perlindungan dan berada dalam kemuliaan”.

Ini upaya Tuhan yang luar biasa.
Amos 9:14
9:14 Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya.

Ini usaha dari Tuhan memulihkan umatNya, jangan coba dilawan. Kalau Tuhan sedang memulihkan umatNya jikalau coba melawan maka akan berhadapan dengan Tuhan.

Jangan kita lemah, jangan kita tidak serius dengan Tuhan. Sembahlah taruk Isai ini, Dia siap melindungi kita dan perlindunganNya ada dalam kemuliaan.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar