20150628

Kebaktian Kaum Muda Remaja, Minggu 28 Juni 2015 Pdt. Handri Legontu

Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 6:1-12
6:1 Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.
6:2 Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.
6:3 Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing,
6:4 tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku.
6:5 Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.
6:6 Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir.
6:7 Dan Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN."
6:8 Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.
6:9 Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa:
6:10 "Pergilah menghadap, katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, bahwa ia harus membiarkan orang Israel pergi dari negerinya."
6:11 Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku, aku seorang yang tidak petah lidahnya!"
6:12 Demikianlah TUHAN telah berfirman kepada Musa dan Harun, serta mengutus mereka kepada orang Israel dan kepada Firaun, raja Mesir, dengan membawa perintah supaya orang Israel dibawa keluar dari Mesir.

Pasal ini berbicara tentang kebenaran Allah, buktinya ada aktivitas Allah.
Dalam ayat ke 5-7 (terjemahan lama) disebut 7 kali “Aku akan” ini artinya aktivitas Tuhan itu sempurna di dalam kehidupan kita. Kita teladani Allah, kita berikan yang terbaik untuk Tuhan.

  1. Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa di Mesir” artinya Tuhan mau membebaskan kita dari segala pengaruh dunia
  2. Aku akan melepaskan kamu dari perbudakan” artinya Tuhan mau melepaskan kita dari perbudakan dosa
  3. Aku akan menebus kamu dengan tangan yang teracung” artinya Tuhan sudah memperkenalkan diriNya sebagai Mempelai Pria Sorga, suami dari gereja Tuhan.
  4. Aku akan mengangkat kamu menjadi umatKu.
  5. Aku akan menjadi AllahMu”.
  6. Aku akan membawa kamu ke negeri perjanjian.
  7. Aku akan memberikan milik pusaka kepadaMu.

Dalam point 1-3 = Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai Mempelai Pria Surga.
Dalam point 4-7 = Tuhan mau membentuk kita menjadi tubuh Kristus yang sempurna, menjadi mempelai wanita Tuhan.

Wujudnya dalam Wahyu 21:3
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Tuhan sudah berupaya untuk membentuk kita menjadi mempelaiNya, kita juga harus memberikan hidup kita untuk dibentuk oleh Tuhan.

Inilah yang disebut dengan kegerakan Roh Kudus hujan akhir = pelayanan Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna.

Kita akan belajar dari pemecahan 7 roti dan beberapa ikan untuk memberi makan 4000 orang.
7 = sempurna
Roti = Firman
Ikan untuk menyedapkan = urapan Roh Kudus
Jadi, 7 roti dan beberapa ikan menunjuk pada Firman Pengajaran dalam urapan Roh Kudus yang menyucikan dan menyempurnakan kita gereja Tuhan = Firman Pengajaran Mempelai = Kabar Mempelai.

Kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan Firman Pengajaran yang benar yang menyucikan dan menyempurnakan kita.

Markus 8:1-10
8:1 Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:
8:2 "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.
8:3 Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."
8:4 Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"
8:5 Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."
8:6 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
8:7 Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.
8:8 Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.
8:9 Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang.
8:10 Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.

Pemecahan 5 roti dan 2 untuk 5000 orang = kegerakan dalam Firman penginjilan.

Banyak orang suka menerima Firman Penginjilan tetapi begitu meningkat pada Firman Pengajaran banyak orang tidak suka karena Firman Pengajaran sangat keras mengoreksi dosa = tidak tahan penyucian.

Dari 5000 menjadi 4000, hilang angka 1000.
Angka 1000 = angka kesucian
Kejadian 20:16
20:16 Lalu katanya kepada Sara: "Telah kuberikan kepada saudaramu seribu syikal perak, itulah bukti kesucianmu bagi semua orang yang bersama-sama dengan engkau. Maka dalam segala hal engkau dibenarkan."

Mengapa harus ada kegerakan Roh Kudus hujan akhir? Sebab di akhir zaman ini akan terjadi kelaparan yang dahsyat.
Markus 8:4
8:4 Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"

Tempat yang sunyi = dunia ini sunyi/ keadaan dunia akhir zaman sudah mengalami krisis di mana-mana, sehingga kejahatan makin meningkat.

Kelaparan secara rohani = kelaparan akan Firman.
Amos 8:11-14,5
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;
8:14 mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."
8:5 dan berpikir: "Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca palsu,

Mengapa manusia menjadi lapar rohani? Penyebabnya adalah:
  1. Amos 8:5
8:5 dan berpikir: "Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca palsu,

Mengecilkan efa dan membesarkan syikal = ulah dari jemaat, artinya:
  1. Mengecilkan kesempatan untuk mendengar Firman karena terlalu sibuk dengan perkara-perkara yang jasmani.
  2. Sudah beribadah tetapi tidak mau mencari Firman, tidak mau menanggapi Firman, bosan, mengantuk saat dengar Firman.

  1. Amos 8:6
8:6 supaya kita membeli orang lemah karena uang dan orang yang miskin karena sepasang kasut; dan menjual terigu rosokan?"

Menyediakan terigu rosokan = ulah dari gembala, artinya:
Gembala yang berkhotbah tetapi tidak ada pembukaan rahasia Firman, Firman hanya diterangkan dengan logika, pengetahuan, dongeng, lawakan. Hanya anak-anak yang suka mendengar dongeng. Jadi, orang yang hanya suka mendengar Firman dongeng, ia kanak-kanak rohani.

Akibatnya rebah dan tidak bangkit-bangkit lagi = jatuh dalam dosa dan tidak bisa bertobat lagi.

Yang masuk pada kelaparan/ kematian rohani yang paling banyak adalah anak muda remaja, oleh sebab itu Tuhan mau membawa kita pada kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
Amos 8:13
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;

Tidak semua orang bisa masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Yang boleh masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir hanya orang yang mengikut Yesus selama 3 hari artinya:
  1. Kehidupan yang setia beribadah melayani Tuhan.
Kesetiaan itu bukan diukur dari kehadiran dalam setiap ibadah tetapi kesetiaan yang utama adalah mendengarkan Firman Allah, sebab tujuan utama kita beribadah adalah mendengar Firman.
Lukas 5:1
5:1 Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

  1. Kehidupan yang mau masuk dalam pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus. Waktu Yesus mati dikubur selama 3 hari.

Pengalaman kematian artinya mati terhadap dosa = rela sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa terutama dusta.
1 Petrus 2:21-24
2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Pengalaman kebangkitan = hidup untuk kebenaran, belajar untuk hidup benar mulai di sekolah, berlalu lintas, dan lain-lain.

Jadi, orang yang bisa masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah orang yang setia dan benar. Kehidupan yang setia dan benar = bagaikan melayani dengan berikat pingang.
Yesaya 11:5
11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

Melayani dengan berikat pinggang bagaikan memberi makan Tuhan = memuaskan Tuhan.
Lukas 17:8
17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

Hasilnya:
  1. Yesus juga akan mengikat pinggang dan melayani kita dengan setia dan benar, memuaskan, membahagiakan kita.
Lukas 12:37
12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.

  1. Yesus Imam Besar yang setia dan berbelas kasihan mampu menyelesaikan dosa kita, mendamaikan dosa kita.
Ibrani 2:17-18
2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

Dosa adalah masalah yang membebani manusia mulai di dunia sampai di neraka. Jika masalah yang terberat bisa diselesaikan, maka Tuhan dapat menyelesaikan masalah kita tepat pada waktunya.

  1. Yesus Imam besar yang setia sanggup menyucikan dan menyempurnakan kita, membawa kita masuk Yerusalem baru untuk menjadi tubuh Kristus yang sempurna, jadi mempelai Tuhan.
1 Tesalonika 5:23-24
5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

Kalau kita sekarang belum setia, Tuhan Yesus tetap setia menanti kita kapan untuk setia. Tetapi ingat, satu saat pintu kemurahan Allah akan tertutup, jika kita baru mau setia sudah terlambat. Oleh sebab itu tetap layani Tuhan dengan SETIA dan BENAR.
2 Timotius 2:13
2:13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."




Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar