20150614

Kebaktian Pemberkatan Nikah di Tolambo, Selasa 14 Juli 2015 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
                                                                                                        
Wahyu 5:1-6
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
5:2 Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.
5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Ayat ini dominan menyangkut eksistensi pelayanan hamba Tuhan. Kita tahu dalam pasal 1 kitab Wahyu ada penampilan Tuhan Yesus sebagai Imam Besar. Apa maksud penampilan Tuhan Yesus sebagai Imam Besar? Untuk menangani sidang jemaat pada pasal 2 dan 3 yang bercorak ragam kondisi rohaninya. Ada yang menyakiti hati Tuhan dan ada yang menghibur hati Tuhan. Dua yang menghibur hati Tuhan yaitu Smirna dan Filadelfia, lima yang menyakiti hati Tuhan tetapi juga tetap ditangani oleh Tuhan.

Tuhan tidak langsung menangani jemaat itu tetapi melalui gembala yaitu bintang. Walaupun jemaat Filadelfia sudah jempolan tetapi masih ditangani oleh Tuhan. Ini menubuatkan gereja yang ada dalam kegerakan hujan akhir. Berbahagia kalau kita membuka diri bila menerima teguran Firman Tuhan. Entah keras atau lembut kita harus menerima teguran Tuhan supaya saudara jangan digiring masuk dalam 3,5 tahun aniaya antikristus. Gembala yang lebih dahulu dilawati Tuhan dan diteruskan kepada jemaat.

Pada pasal 4 ada penampilan Dia yang duduk ditakhta yang seperti Yaspis. Yaspis artinya berkobar-kobar. Hati Tuhan berkobar-kobar untuk mendapatkan mempelai wanitaNya. Hati Bapa di Sorga berkobar-kobar untuk mendapatkan Mempelai Wanita untuk Anak TunggalNya. Kita juga harus berkobar-kobar.

Masuk pada pasal 5, dalam suasana yang berkobar-kobar itu Tuhan mau menunjukkan rahasia yang besar. Tuhan mau menunjukkan isi hatiNya yang paling dalam dan ditunjukkan kepada gereja Tuhan agar gereja Tuhan meraih hal ini.

Di tangan kanan Dia yang duduk di atas takta itu ada gulungan kitab. Di tangan kanan Tuhan juga ada bintang sidang jemaat itulah gembala. Berarti gembala yang duluan bersinggungan dengan Firman itu sendiri.

Kepuasan hamba Tuhan adalah doa dan pelayaan Firman. Jadi hamba Tuhan jangan mencari kerja yang lain, kalau masih mencari kerja yang lain berarti belum merasa doa dan pelayanan Firman sebagai kepuasan.
Kisah Para Rasul 6:2
6:2 Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.

Paulus memang pernah membuat tenda, tetapi setelah itu dia sadar dan tidak melakukan lagi.
Kisah Para Rasul 18:5
18:5 Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.

Mazmur 17:15 ;22:4
17:15 Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.
22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Tuhan Yesus berkobar-kobar mau memberi. Apa yang mau Dia beri? Dia membuka rahasia yang paling dalam. Itu sebabnya perhatiannya ada pada 7 jemaat. Tiga kali disebutkan “bagian dalam” kalau bagian luar gampang dibaca tetapi bagian dalam ini sangat misteri. Itulah isi hati Tuhan yang sangat misteri tetapi Dia ungkap kepada kita melalui gembala. Jadi gembala seharusnya mengerti rahasia Allah bagian dalam supaya kita tidak hanya melayani ibadah sekedar upacara ibadah.

Kita dipercayakan oleh Tuhan untuk mengungkap bukakan rahasia Allah yang dalam kepada jemaat. Rahasia bagian dalam ini adalah rahasia nikah dan ini yang mau Tuhan berikan kepada kita.
Roma 8:23
8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Kalau kita memberi jangan kita mengungkit-ungkit lagi. Jangan kita berkata “dia menjadi licin karena minyak orang”, orang yang berkata seperti itu menjadi orang duniawi yang hanya siap untuk dibakar di neraka. Kalau seperti itu tidak memproyeksikan karakter Kristus.
Yakobus 1:5
1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, -- yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit --, maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Multi level marketing sekarang masuk dalam gereja. Contohnya pendeta B menyuplai pelayan A jadi dia tidak ada pengalaman kematian, dia bangkit tetapi kebangkitan palsu. Setelah pelayan A mapan dia kembalikan apa yang telah diberikan oleh pendeta B dan memang pendeta B ini menuntut balik. Ini jangan sampai ada pada kita.

Kita menuju pada penampilan Yerusalem Baru yang bagaikan Yaspis sebagaimana yang duduk di takhta itu bagaikan Yaspis. Dan meterai itu dibuka sampai pada meterai yang ketujuh.
Wahyu 8:1
8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.

Ini menunjukkan penghormatan makhluk Sorga terhadap persekutuan Mempelai Laki-laki dan Mempelai Wanita, persekutuan Yesus dengan gerejaNya yang adalah Mempelai WanitaNya. Saat itu dunia dihukum dengan gempa bumi (kekacauan) tetapi gereja Tuhan masuk dalam persekutuan yang luar biasa dengan Tuhan Yesus. Kalau saudara merindu ke sana beri dirimu dalam penggembalaan.
Wahyu 8:5
8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Dalam pasal 11 ayat 19 Yohanes melihat Bait Allah terbuka dan ada peti perjanjian di dalamnya, itu adalah gambaran Mempelai Laki-laki dan Mempelai Perempuan dalam kesatuannya. Peti adalah Mempelai Wanita dan tutupnya adalah Mempelai Laki-laki, keduanya ada dalam kesatuan. Kemudian ada gempa bumi. Jadi setiap gereja dihentar oleh Tuhan pada kemuliaan maka dunia dihukum. Mana yang kita pilih? Apakah kita mau menjadi orang dunia yang menerima hukuman berupa gempa bumi, huru hara dan bencana.

Pada pasal 12 gereja Tuhan diterbangkan ke padang belantara. Gempa bumi menghantam dunia tetapi gereja Tuhan diterbangkan ke padang belantara.
Ini poin-poin yang kami hamba Tuhan harus menyampaikan kepada jemaat agar jemaat terbuka mata dan menyadari “begitu luar biasa Tuhan mengasihi saya sampai anakNya sendiri Dia serahkan dan segala-galanya Dia serahkan. Tinggal bagaimana pergaulan kita dengan Tuhan.

Pada pasal 16 ada gempa bumi yang membuat pulau hilang, bumi bergoncang, kota-kota terbelah, hujan es seberat 50 kg turun. Pasal 19 gereja masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah. Ini rahasia Tuhan, itu sebabnya rasul Yohanes menangis ingin tahu. Rahasia sebelah dalam adalah rahasia nikah, itu sebabnya nikah harus dihormati.
Ibrani 13:4
13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Penuh hormat dalam bahasa gerikanya adalah Pinion, artinya:
1.      Nikah nilainya tinggi. Nikah kita secara jasmani mengekspresikan nikah sorga, ingat nikahmu nilainya tinggi.
2.      Nikah harus dikasihi. Jangan nikah hanya jadi pelampiasan hawa nafsu.
3.      Nikah itu indah dipandang. Sebab 2 pribadi yang berbeda kodrat (wanita dan pria) bisa jadi satu (2 jadi 1).

Orang yang mentertawakan pembukaan rahasia Firman akan Tuhan cabut pengertiannya. Rahasia ini Tuhan simpan turun temurun. Rahasia ini tidak dibukakan kepada bangsa Yahudi tetapi kepada kita bangsa kafir.

Apakah kita hamba Tuhan seperti Yehezkiel? Di tengah-tengah bangsa pemberontak Yehezkiel diperintah oleh Tuhan untuk mengangakan mulut dan memakan gulungan kitab.
Yehezkiel 2:8-10;3:1,14-15
2:8 Dan engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan kepadamu; janganlah memberontak seperti kaum pemberontak ini. Ngangakanlah mulutmu dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu."
2:9 Aku melihat, sesungguhnya ada tangan yang terulur kepadaku, dan sungguh, dipegang-Nya sebuah gulungan kitab,
2:10 lalu dibentangkan-Nya di hadapanku. Gulungan kitab itu ditulisi timbal balik dan di sana tertulis nyanyian-nyanyian ratapan, keluh kesah dan rintihan.
3:1 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel."
3:14 Dan Roh itu mengangkat dan membawa aku, dan aku pergi dengan hati panas dan dengan perasaan pahit, karena kekuasaan TUHAN memaksa aku dengan sangat.
3:15 Demikianlah aku datang kepada orang-orang buangan yang tinggal di tepi sungai Kebar di Tel-Abib dan di sana aku duduk tertegun di tengah-tengah mereka selama tujuh hari.

Jadi tidak heran kalau ada hamba Tuhan yang makan gulungan kitab berarti bersekutu dengan Firman Allah, hatinya panas melihat dosa sebab Tuhan transfer hati Tuhan kepada hamba Tuhan itu kalau melihat dosa. Hamba Tuhan yang bersekutu dengan Firman Allah tidak akan setuju dengan hal-hal yang berseberangan dengan Firman Allah, hatinya akan panas. Yehezkiel melihat umat Tuhan yang sudah dibuang tetapi tetap masih bersikap begitu. Jangan sampai kita juga seperti begitu sebab Tuhan sudah mau datang, bunyi sangkakala sudah mau terdengar. Sekarang sudah terdengar suara bunyi sangkakala yang memekakan telinga. Pada kedatangan Tuhan Yesus kali yang pertama ada zangkoor raksasa di langit, pada kedatangan Tuhan Yesus kali yang kedua akan ada bunyi sangkakala yang menggelegar.

Yehezkiel hatinya panas sebab hati Tuhan sudah ditransfer kepada Yehezkiel bagaimana hati Tuhan panas melihat dosa pemberontakkan. Yehezkiel dan Yohanes juga seperti itu.

Pada Yehezkiel 33:1-6 diceritakan pelayan yang diangkat oleh manusia, ayat 7 dan seterusnya dikisahkan hamba Tuhan yang diangkat oleh Tuhan. Terlihat sama tetapi sebenarnya beda. Mereka sama-sama menyampaikan berita, terlihat mirip tetapi ada beda. Yang diangkat oleh Tuhan ini tidak disenangi oleh orang.
Yehezkiel 33:31
33:31 Dan mereka datang kepadamu seperti rakyat berkerumun dan duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya; mulutnya penuh dengan kata-kata cinta kasih, tetapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram.

Kelihatannya mereka datang mau mendengar Firman tetapi sebenarnya ada kemunafikan. Ini resiko hamba Tuhan kalau dipanggil oleh Tuhan. Yang diangkat oleh manusia ini kelihatan nyaman tetapi yang diangkat oleh Tuhan tidak nyaman sebab selalu dibenci orang.
Yehezkiel 33:7,1-2
33:7 Dan engkau anak manusia, Aku menetapkan engkau menjadi penjaga bagi kaum Israel. Bilamana engkau mendengar sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka demi nama-Ku.
33:1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
33:2 "Hai anak manusia, berbicaralah kepada teman-temanmu sebangsa dan katakanlah kepada mereka: Kalau Aku mendatangkan pedang atas sesuatu negeri dan bangsa negeri itu mengambil seorang dari antara mereka dan menetapkan dia menjadi penjaganya

Orang-orang yang mengejar keuntungan haram ini yang akan menggangu hamba Tuhan.
Yehezkiel 33:32-33
33:32 Sungguh, engkau bagi mereka seperti seorang yang melagukan syair cinta kasih dengan suara yang merdu, dan yang pandai main kecapi; mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka sama sekali tidak melakukannya.
33:33 Kalau hal itu datang -- dan sungguh akan datang! -- mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka."

Hadirnya Yehezkiel di tengah-tengah umat Israel yang ada dalam pembuangan, dia tampil dengan dua jabatan, dia nabi dan dia imam.
Yehezkiel 1:3
1:3 datanglah firman TUHAN kepada imam Yehezkiel, anak Busi, di negeri orang Kasdim di tepi sungai Kebar, dan di sana kekuasaan TUHAN meliputi dia.
Jadi dia ada Firman nubuatan (nabi) dan ada Firman pengajaran (imam), itu yang tidak disenangi. Kalau Firman pengajaran dan Firman nubuatan berjalan bersama-sama, banyak orang yang tidak bisa menerima. Firman pengajaran membabat daging kita tetapi Firman nubuatan menunjuk arah sasaran akhir dari apa yang kita tempuh.

Yang kita tempuh adalah yang dituliskan dalam Wahyu 8:1 dan dikunci dengan pernikahan gereja dengan Tuhan Yesus. Jadi gereja Tuhan sedang digiring oleh Tuhan lewat penggembalaan melalui Firman pengajaran dan Firman nubuatan.

Mazmur 62:12
62:12 Satu kali Allah berfirman, dua hal yang aku dengar: bahwa kuasa dari Allah asalnya,

Dua hal yang harus didengar dalam pemberitaan Firman yaitu Firman pengajaran dan Firman nubuatan agar perjalananmu terang benderang. Untuk mencapai kegenapan Firman nubuatan maka ada Firman pengajaran yang akan memimpin. Ini tanggung jawab seorang gembala dalam sidang jemaat.

Pemberitaan Firman itu harus jelas ke mana kita menggiring jemaat. Bukan hanya melakukan upacara ibadah tetapi bagaimana Firman Allah itu menggiring jemaat untuk mencapai Wahyu 8:1 dan Wahyu 19:6-7 yaitu pesta nikah Anak Domba Allah.

Kepuasan seorang hamba Tuhan adalah pelayanan Firman dan doa. Doa di sini adalah doa penyembahan yang dalam bahasa aslinya adalah Proskoneho yang artinya:
Ø  Seperti anjing menjilat kaki tuannya
Ø  Seperti seorang isteri menyerah sepenuh kepada suaminya
Karena pelayan kita memuaskan Tuhan Yesus maka kita juga dipuaskan oleh Tuhan dalam doa penyembahan.

Kalau makan gulungan kitab maka sifat Tuhan, tabiat Tuhan akan masuk. Akan timbul panas hati karena melihat dosa pemberontakkan yang ada pada umat Tuhan. Ini yang harus ada pada hamba Tuhan. Jangan sampai tidak ada karena kalau tidak ada pasti akan mengelus-elus dosa dan tidak berani menunjuk dosa.

Tidak mudah untuk menunjuk dosa orang, dia akan berbalik menghantam kita. Tetapi tugas kita hamba Tuhan harus menunjuk dosa. Kalau menunjuk dosa seseorang untung kalau dia menerima.

Untuk mengetahui seseorang kusta atau tidak perlu imam meraba, berarti ada kecurigaan dari imam bahwa orang itu kusta. Dalam Imamat 13:1-2 belum tentu orang itu menerima. Tetapi setelah dia sadar bahwa dia kena kusta maka dia sendiri yang akan meminta bahkan sampai dua kali dia meminta “tolong saya kena kusta”. Tetapi sebelum dia sadar jangan harap dia meminta maka akan melawan orang yang meraba dia.
Imamat 13:1-2
13:1 TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:
13:2 "Apabila pada kulit badan seseorang ada bengkak atau bintil-bintil atau panau, yang mungkin menjadi penyakit kusta pada kulitnya, ia harus dibawa kepada imam Harun, atau kepada salah seorang dari antara anak-anaknya, imam-imam itu.

Penyakit kusta ini adalah penyakit yang penuh tipuannya. Dari pertama kali kuman masuk sampai nampak di permukaan itu memakan waktu 8 tahun. Itu sebabnya dari tahun pertama sampai tahun ketujuh perlu imam untuk meraba,  jangan sampai muncul penyakit kusta sebab akan sulit penyembuhannya. Jangan main-main dengan penyakit empat huruf yaitu “dosa”.

Imamat 13:5-7
13:5 Pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia; bila menurut penglihatannya penyakit itu masih tetap dan tidak meluas pada kulit, imam harus mengurung dia tujuh hari lagi untuk kedua kalinya.
13:6 Kemudian pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia untuk kedua kalinya; bila penyakit itu menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia tahir; itu hanya bintil-bintil. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi tahir.
13:7 Tetapi jikalau bintil-bintil itu memang meluas pada kulit, sesudah ia minta diperiksa oleh imam untuk dinyatakan tahir, haruslah ia minta diperiksa untuk kedua kalinya.

Karena dia tahu ini adalah ancaman yang berbahaya baginya sebab terancam keluar dari persekutuan Tubuh Kristus maka dia harus meminta dan dia tidak marah.

Kalau tidak minta diraba dan kita menunjuk dosanya maka kita bisa kena pukul. Itu memang resiko hamba Tuhan. Kalau mau menjadi hamba Tuhan harus siap semuanya. Tetapi yang paling banyak mewarnai gembala adalah jemaat suka datang kepada gembala dan mengajak gembala menangis. Tetapi begitu ada berkat banyak jemaat ini diam, takut keluarkan perpuluhannya.

GPT “Kristus Penebus”
Jl. Langgadopi No.4 Tentena
Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663
Telp: (0458) 21415
HP: 085241270477
Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar