20160501

Kebaktian Kaum Muda Remaja Minggu 1 Mei 2016 Pdt. Handri Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Keluaran 8:20-24 Tulah keempat: Lalat pikat
8:20 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah menantikan Firaun, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai, dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;
8:21 sebab jika engkau tidak membiarkan umat-Ku itu pergi, maka Aku akan melepaskan pikat terhadap engkau, terhadap pegawai-pegawaimu, rakyatmu dan rumah-rumahmu, sehingga rumah-rumah orang Mesir, bahkan tanah, di mana mereka berdiri akan penuh dengan pikat.
8:22 Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, di mana umat-Ku tinggal, sehingga di sana tidak ada terdapat pikat, supaya engkau mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, ada di negeri ini.
8:23 Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat ini akan terjadi."
8:24 TUHAN berbuat demikian; maka datanglah banyak-banyak pikat ke dalam istana Firaun dan ke dalam rumah pegawai-pegawainya dan ke seluruh tanah Mesir; negeri itu menderita karena pikat itu.

Tulah yang keempat lalat pikat yang menimpa Firaun dan seluruh rakyat Mesir ini menubuatkan apa yang akan terjadi di akhir zaman ini. Menjelang gereja Tuhan mau terangkat dari dunia ini, Tuhan akan menghantam dunia ini.

Lalat pikat berasal dari udara, ini menunjuk setan/ penguasa angkasa dengan roh durhaka,
roh jahat dan roh najis.
Efesus 2:1-2
2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

Roh jahat ini bisa merasuki siapa saja sehingga orang itu melakukan hal-hal yang jahat termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan. Hal-hal yang jahat itu bukan sebatas kejahatan di mata manusia seperti mencuri/ merampok, membunuh, dll. Kalau cuma sebatas itu semua orang pasti tahu.

Kejahatan yang dibicarakan di sini adalah kejahatan di mata Tuhan, kejahatan dalam pelayanan. Banyak anak Tuhan/ pelayan Tuhan/ hamba Tuhan yang sudah beribadah melayani Tuhan tetapi melakukan kejahatan/ penjahat di mata Tuhan.
Matius 7:21-23
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Penjahat di mata Tuhan adalah orang yang beribadah melayani Tuhan tetapi tidak sesuai kehendak Tuhan, tidak hidup dalam kesucian.

Kehendak Allah adalah kesucian/ kekudusan
1 Tesalonika 4:3
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,

Yang bisa menyucikan kita adalah Firman yang dikatakan oleh Yesus= Firman yang dibukakan rahasiaNya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain di dalam alkitab, inilah yang disebut dengan Firman Pengajaran yang benar.
Yohanes 15:3
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Ayat-ayat Alkitab adalah perkataan Yesus. Firman itu harus diterangkan dengan ayat-ayat itu sendiri bukan dari buku-buku lain atau ilustrasi-ilustrasi.

Rasul Paulus membagi pemberitaan Firman menjadi 2 bagian :
1)      Firman Penginjilan → susu = Firman yang memberitakan tentang Yesus yang datang pertama kali sebagai manusia yang tidak berdosa yang mati di kayu salib untuk menebus/ menyelamatkan manusia yang berdosa.
Ibrani 5:11-12
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Firman Penginjilan= injil keselamatan
Efesus 1:13
1:13 Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Firman Penginjilan disebut kabar baik.
Amsal 25:25
25:25 Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.

Kita sudah menerima Firman Penginjilan, sudah menjadi orang kristen, kita percaya Yesus, bertobat, dibaptis. Tetapi kalau hanya minum susu terus, tidak pernah diberikan makanan keras, pertumbuhannya nanti abnormal. Sebab itu kita butuh Firman Pengajaran/ makanan keras.

2)      Firman Pengajaran →  makanan keras = Firman yang memberitakan tentang Yesus yang akan datang kembali sebagai Raja segala raja, sebagai Mempelai Pria Sorga dalam kemuliaan untuk menyucikan, menyempurnakan gereja Tuhan sehingga layak disebut mempelai wanita Tuhan.

Firman Pengajaran disebut Kabar Mempelai.

Wahyu 21:9-10; 19:6-9, Yesaya 54:5, Yeremia 2:2, Yohanes 3:29

Firman Penginjilan harus ditingkatkan pada Firman Pengajaran yang benar supaya kita disucikan, kita tidak menjadi penjahat di mata Tuhan.

Jadi penjahat di mata Tuhan adalah orang yang beribadah melayani tapi tanpa kesucian, tanpa Firman Pengajaran yang benar = melayani Tuhan dengan membawa api asing.
Contohnya Nadab dan Abihu
Imamat 10:1-5
10:1 Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka.
10:2 Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.
10:3 Berkatalah Musa kepada Harun: "Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku." Dan Harun berdiam diri.
10:4 Kemudian Musa memanggil Misael dan Elsafan, anak-anak Uziel, paman Harun, lalu berkatalah ia kepada mereka: "Datang ke mari, angkatlah saudara-saudaramu ini dari depan tempat kudus ke luar perkemahan."
10:5 Mereka datang, dan mengangkat mayat keduanya, masih berpakaian kemeja, ke luar perkemahan, seperti yang dikatakan Musa.

Seharusnya Nadab dan Abihu masuk ke ruangan suci membawa api Tuhan (langsung dari langit/sorga), bukan api asing.
Imamat 9:24
9:24 Dan keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan korban bakaran dan segala lemak di atas mezbah. Tatkala seluruh bangsa itu melihatnya, bersorak-sorailah mereka, lalu sujud menyembah.
Mezbah Korban Bakaran menunjukkan korban Kristus di kayu salib karena kasihNya kepada kita. Jadi api dari mezbah korban bakaran= api kasih Tuhan

Dulu Harun dan imam-imam harus mempersembahkan korban berupa lembu, domba, merpati, tekukur, dll. Tetapi sekarang kita beribadah tidak perlu lagi begitu, karena semua itu sudah digenapkan dalam satu korban yang sempurna yaitu korban Kristus.

Api kasih Tuhan jangan dibiarkan padam, harus tetap menyala.
Imamat 6:12-13
6:12 Api yang di atas mezbah itu harus dijaga supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam. Tiap-tiap pagi imam harus menaruh kayu di atas mezbah, mengatur korban bakaran di atasnya dan membakar segala lemak korban keselamatan di sana.
6:13 Harus dijaga supaya api tetap menyala di atas mezbah, janganlah dibiarkan padam."

Banyak pelayan Tuhan yang melayani bukan dorongan api kasih Tuhan tetapi dengan api asing yaitu api hawa nafsu daging. Tandanya tidak mau disucikan oleh Firman Pengajaran yang benar. Pada saat puji-pujian lompat-lompat, main musik semangat sekali, group koor semangat, tetapi begitu dengar Firman ngantuk-ngantuk, itu adalah api asing. Hati-hati kalau melayani dengan api asing akibatnya fatal.

Praktek melayani dengan api asing:
a)      Hanya mengenakkan/menyenangkan daging
Kalau lagi mood mau melayani Tuhan, kalau tidak mood tidak mau melayani Tuhan. Jangan melayani hanya untuk menyenangkan daging.

b)      Tidak mau berkorban untuk Tuhan, baik korban waktu, tenaga dan harta.
Ada waktu hanya dipakai untuk diri sendiri. Berkorban tenaga jangan diirit-irit, nanti sudah tua baru diberikan untuk Tuhan. Jangan untuk Tuhan kita katakan “nanti” ini sama seperti Firaun. Kalau ada kaum muda yang sudah tergerak untuk melayani Tuhan 100% jangan tunggu-tunggu nanti. Selagi fisik kita masih kuat, ayo serahkan semua untuk Tuhan, semua kita korbankan untuk Tuhan.

c)      Menjadi serupa dengan dunia  = tidak mengalami keubahan hidup.
Roma 12:2
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sekalipun hebat melayani tetapi jika penampilannya duniawi itu adalah api asing. Jangan main-main dengan Tuhan, jangan menjadi sama dengan orang dunia, kita harus ada keubahan hidup. Mulai dari penampilan dalam beribadah melayani Tuhan harus sopan, yang wajar, jangan ikut-ikut cara dunia. Laki-laki jangan memakai anting-anting. Jangan meniru perkataan yang kotor/najis.
Akibatnya kalau melayani dengan api asing/ api hawa nafsu daging: mati dengan tetap berpakaian pelayanan= masih kelihatan melayani tapi sudah mati rohani dan akan mengarah pada kematian kedua di neraka binasa selama-lamanya.

Jika dihukum mati, berarti pelanggaran Nadab dan Abihu adalah kejahatan terberat. Jadi melayani bukan oleh dorongan api kasih Tuhan sehingga tidak mau disucikan oleh Firman Pengajaran yang benar= kejahatan terberat di mata Tuhan. Jangan sampai kita seperti itu.

Supaya tidak menjadi penjahat di mata Tuhan maka kita harus melayani dengan api kasih Tuhan. Prakteknya harus masuk persekutuan yang benar.

Api dari mezbah korban bakaran dipakai untuk:
o   menyalakan pelita pada pelita emas
o   membakar kemenyan di atas roti sajian
o   membakar dupa pada mezbah dupa emas.

Praktek melayani dengan api kasih adalah masuk ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
Kisah Rasul 2:42
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

1)      Pelita Emas =  ketekunan dalam Ibadah Raya = persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia Roh Kudus.
2)      Meja Roti Sajian = ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Kudus = persekutuan dengan Anak Allah di dalam Firman Pengajaran yang benar dan korban Kristus.
3)      Mezbah dupa emas= ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan = persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasihNya.

Tapi ingat! Jangan hanya sekedar tekun dalam 3 macam ibadah pokok, tetapi harus perhatikan siapa hamba Tuhan yang menggembalakan kita. Jangan asal tergembala. Kalau gembala tidak benar, sekalipun tekun dalam 3 macam ibadah pokok, masih bisa terancam mati rohani.

Contoh: Musa yaitu hamba Tuhan yang dipercaya oleh Tuhan Firman Pengajaran yang benar.

Bilangan 4:17-18
4:17 TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:
4:18 "Perhatikanlah supaya puak Kehat dan kaum-kaumnya jangan musnah binasa dari tengah-tengah orang Lewi.

Tuhan perintahkan kepada Musa agar jangan biarkan orang Kehat musnah binasa. Kaum Kehat adalah para imam yang melayani khusus menangani alat-alat di ruangan suci dan ruangan maha suci. Bagi kita sekarang menunjuk kehidupan yang tergembala.

Salah satu tanda hamba Tuhan seperti Musa yang mendengar suara dari atas tutup perjanjian, suara mempelai= Firman Pengajaran yang benar= kabar mempelai
Bilangan 7:89
7:89 Apabila Musa masuk ke dalam Kemah Pertemuan untuk berbicara dengan Dia, maka ia mendengar suara yang berfirman kepadanya dari atas tutup pendamaian, yang di atas tabut hukum Allah, dari antara kedua kerub itu; demikianlah Ia berfirman kepadanya.

Jadi supaya jangan mati rohani maka:
o   Kita harus tekun dalam 3 macam ibadah pokok
o   Kita harus memperhatikan siapa hamba Tuhan yang menggembalakan kita. Jika hamba Tuhan itu dipercayakan Firman Pengajaran yang benar/ kabar mempelai oleh Tuhan, di situ kita beri diri digembalakan.

Kesimpulan: supaya tidak dirasuk roh jahat maka kita harus beribadah melayani Tuhan dengan dorongan api kasih Tuhan.

Hasilnya:
a)      Ada jaminan kepastian keselamatan dari Tuhan   
Keselamatan yang kita kejar yaitu menjadi mempelai wanita Tuhan yang luput dari aniaya antikrist 3.5 tahun dan luput dari 21 penghukuman Tuhan atas dunia.

b)      Ada jaminan pemeliharaan dan perlindungan Tuhan
Kaum muda jangan tinggalkan penggembalaan yang ada pengajaran yang benar karena akan kehilangan keselamatan dan jaminan pemeliharaan dan perlindungan dari Tuhan. 
Kaum muda tidak usah ragu akan masa depan sebab ada jaminan masa depan dari Tuhan. Tuhan tidak akan biarkan kita sebagai biji matanya dijamah oleh siapapun.

1 Petrus 1:5
1:5 Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.

Tuhan menyediakan keselamatan di akhir zaman ini. Gereja Tuhan yang tergembala sungguh-sungguh di dalam binaan Firman Pengajaran yang benar pasti selamat, luput dari aniaya antikrist, jadi mempelai wanita Tuhan, masuk kerajaan sorga kekal, masuk Yerusalem baru, bersama dengan Yesus Mempelai Pria Sorga.


GPT “Kristus Penebus”
Jl. Langgadopi No.4 Tentena
Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663
Telp: (0458) 21415
HP: 085241270477
Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar